Langsung ke konten utama

Pesan Yang Tak Pernah Terbalas

Hai gimana kabarmu?
Aku harap kamu masih baik-baik saja
Sudah lama ya kita gak ketemu
Kamu masih suka minum kopi di kedai pinggir kota itu?
Kalau aku masih sama kayak dulu
Masih suka baca buku
Masih suka memandangi langit
Masih suka pergi kemana- mana sendirian
Masih suka gak enakan sama orang..hehehe eh gimana, kamu gak tanya ya? hehe ya udah aku ngasih tahu aja

Aku pengen cerita banyak banget
Tapi pasti gak ada respon dari kamu
Dibaca aja enggak
Hehehe..gapapa kok
Itu hak kamu
Lagian siapa aku
percuma ya..
Percuma aku ngetik dan cerita panjang lebar
Pesanku tak akan pernah kamu balas
Gak akan pernah kamu baca lagi
Iya tahu, aku gak sesuai sama harapanmu
Iya aku tahu, gak semua orang bisa suka sama aku..pasti ada yang gak suka juga kan..
Ya mau suka atau nggak, itu hak pribadi masing masing
Iya mungkin kamu bosen atau gimana terus tiba-tiba menghilang begitu saja..
Tenang, aku gak akan ganggu kamu lagi
Kamu bisa bebas
Bebas memilih orang yang sefrekuensi sama kamu..
Tenang aja, aku gapapa kok
Setidaknya aku masih hidup walaupun gak ada kamu..hehehe
Paling ini juga kamu udah lupa
Ya kan?
Ah, gak usah gak enakan gitu
Tinggal bilang iya apa susahnya..
Tapi ya percuma, gak akan pernah ada respon dari kamu lagi..
Pesanku akan tetap seperti ini
Tidak terbalas dan ini pesan terakhir dariku..
Semoga kamu bahagia ya dengan apapun pilihan kamu..

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hai, apa kabar?

Hai teman-teman, apa kabar? Rasanya sudah lama sekali aku tidak menulis. Terakhir aku posting tulisan di blog ini tahun 2022 awal. Tentang Harapan. Gak terasa ya, sekarang sudah tahun 2024. Waktu berlalu sangat cepat. Banyak peristiwa manis pahit yang sudah berhasil dilalui. Banyak hal-hal tak terduga, tidak pernah terbayangkan sebelumnya, terjadi di tahun kemarin. Bisa dibilang, tahun 2023 menjadi tahun yang berat bagi ku. Mungkin dari kalian ada yang merasakan hal yang sama. Banyak sekali yang ingin aku tuliskan dalam blog ini. Enaknya cerita yang mana dulu ya..eemmm..mungkin kita bisa mulai dari cerita yang membuat aku banyak meneteskan air mata karena rasanya sangat berat untuk dilalui. Kalian masih ingat gak cerita ku yang berjudul senja bersama ayah? atau sudah banyak yang lupa? atau ada yang belum baca? oke, gapapa, bisa dibaca ulang..hehehe. Ceritanya masih ada di blog ini, belum aku hapus. Kalian tahu gak fakta menarik dari cerita bersambung yang belum ada endingnya di senja b...

Gak Enakan

Susah ya jadi orang gak enakan. Mau menolak sesuatu yang tidak diinginkan itu susah sekali. Kata yang paling berat diucapkan adalah kata "Tidak". Kenapa bisa seperti itu? Iya aku juga gak tahu. Mungkin sudah menjadi kebiasaan. Rasanya setiap kali ada yang minta bantuan, aku harus membantu. Kalau bilang tidak atau menolak, malah jadi takut menyakiti hati orang lain. Takut dibilang sombong. Takut dibilang egois.  Mau menolak itu rasanya kaya jadi orang terjahat, takut kalau suatu hari balik ke diri sendiri.  Tapi benar, lama-lama jadi sangat toxic. Kita malah tidak memerhatikan diri kita sendiri.  Lupa, kalau diri juga punya  batasan dan kapasitas sendiri .  Lebih  memerhatikan dan menuruti permintaan orang lain, padahal yang paling utama adalah diri sendiri. Kadang jadi egois itu juga perlu. Harus bisa bilang tidak dan gak mau. Harus bisa menolak kalau memang tidak bisa membantu. Jangan menyulitkan diri sendiri. Pastinya orang lain juga akan tahu apa yang k...
Hujan Bulan Juni Oleh Sapardi Djoko Damono Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni dihapuskannya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu Tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu