Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Gak Enakan

Susah ya jadi orang gak enakan. Mau menolak sesuatu yang tidak diinginkan itu susah sekali. Kata yang paling berat diucapkan adalah kata "Tidak". Kenapa bisa seperti itu? Iya aku juga gak tahu. Mungkin sudah menjadi kebiasaan. Rasanya setiap kali ada yang minta bantuan, aku harus membantu. Kalau bilang tidak atau menolak, malah jadi takut menyakiti hati orang lain. Takut dibilang sombong. Takut dibilang egois.  Mau menolak itu rasanya kaya jadi orang terjahat, takut kalau suatu hari balik ke diri sendiri.  Tapi benar, lama-lama jadi sangat toxic. Kita malah tidak memerhatikan diri kita sendiri.  Lupa, kalau diri juga punya  batasan dan kapasitas sendiri .  Lebih  memerhatikan dan menuruti permintaan orang lain, padahal yang paling utama adalah diri sendiri. Kadang jadi egois itu juga perlu. Harus bisa bilang tidak dan gak mau. Harus bisa menolak kalau memang tidak bisa membantu. Jangan menyulitkan diri sendiri. Pastinya orang lain juga akan tahu apa yang k...

Pulang

Malam.. Malam diantara gugusan bintang-bintang Malam tertahan di rel-rel kereta,berhenti sejenak di terminal bus antar kota, berkunjung ia di sekitaran pelabuhan.. Malam membawa rindu pulang Dia teruskan langkahnya Dengan jantung berdebar Sudah lama ia tak menginjakkan kakinya di jalan itu.. Ia berhenti sejenak di ujung jalan.. Jalan yang masih sama walau sekitarnya sudah berubah.. Bergetar langkah kakinya Ia berdiri di depan rumah tua.. Pintunya masih sama walau warnanya sudah berubah.. Dinding yang masih bersih..sepertinya baru selesai dicat Halaman depan yang rindang.. Ada bunga-bunga cantik disana.. Ia berdiri didepan pintu yang tertutup anggun Ketukan memecah kesunyian.. Dengar suara itu.. Suara yang selalu jadi hal yang paling dirindukan Suara emak dan bapak.. Bisikannya terdengar samar.. ‘Alhamdulillah anak ku pulang’

Pesan Yang Tak Pernah Terbalas

Hai gimana kabarmu? Aku harap kamu masih baik-baik saja Sudah lama ya kita gak ketemu Kamu masih suka minum kopi di kedai pinggir kota itu? Kalau aku masih sama kayak dulu Masih suka baca buku Masih suka memandangi langit Masih suka pergi kemana- mana sendirian Masih suka gak enakan sama orang..hehehe eh gimana, kamu gak tanya ya? hehe ya udah aku ngasih tahu aja Aku pengen cerita banyak banget Tapi pasti gak ada respon dari kamu Dibaca aja enggak Hehehe..gapapa kok Itu hak kamu Lagian siapa aku percuma ya.. Percuma aku ngetik dan cerita panjang lebar Pesanku tak akan pernah kamu balas Gak akan pernah kamu baca lagi Iya tahu, aku gak sesuai sama harapanmu Iya aku tahu, gak semua orang bisa suka sama aku..pasti ada yang gak suka juga kan.. Ya mau suka atau nggak, itu hak pribadi masing masing Iya mungkin kamu bosen atau gimana terus tiba-tiba menghilang begitu saja.. Tenang, aku gak akan ganggu kamu lagi Kamu bisa bebas Bebas memilih orang yang sefrekuensi sama kamu.. Tenang aja, aku ga...

Masih belajar

Aku tahu,  tidak semua hal bisa ku dapatkan.. tidak semua mimpi bisa jadi kenyataan.. Ya..memang seperti itu Semesta selalu punya cara yang istimewa, untuk diperlihatkan kepada kita.. Bahwa hidup itu berwarna Tak selalu tentang bahagia Tak selalu tentang sedih, putus asa dan kecewa.. Semua masalah ada untuk kita terus bertumbuh.. Aku rasa, perlu terus berlatih sabar dan menerima.. M.N.K

Masalah Berkuliah Sambil Bekerja (Part 2)

Bagian kedua dari cerita saya tentang kendala yang saya hadapi ketika harus kuliah dan juga bekerja.                Saya memilih kelas karyawan di Universitas PGRI Madiun dengan mengambil Program Pendidikan Manajemen. Jadwal pelajaran kelas karyawan dilaksanakan pada jam sore sepulang bekerja. Saya harus pintar membagi waktu antara kuliah dengan bekerja. Awal masuk kuliah saya sangat antusias karena sudah lama tidak merasakan suasana belajar di ruang kelas. Saya mendapat banyak teman baru dari berbagai daerah dan bekerja di berbagai bidang. Kami saling share pengalaman di tempat kerja masing-masing. Semua berjalan dengan lancar. Akan tetapi, antusias tersebut hanya berjalan diawal masuk perkuliahan. Semakin lama, saya merasakan banyak kendala yang saya hadapi. Pertama, banyak mata kuliah yang dimulai pada pukul 17.00 WIB sedangkan jadwal pulang kantor pukul 17.00 WIB bahkan lebih. Saya dan beberapa teman yang sama-sama bekerja di PT INKA seri...

Masalah Berkuliah Sambil Bekerja (Part 1)

Assalamualaikum teman-teman semua.. Disini saya akan berbagi cerita mengenai apa sih kendala yang saya hadapi ketika harus kuliah dan juga bekerja. Cerita ini sebenarnya saya buat karena ada tugas mata kuliah Bahasa Indonesia..tapi saya ingin share kepada teman-teman semua..Siapa tahu dapat menginspirasi atau bisa jadi pembelajaran untuk kita semua.. dan juga saya ingin menyimpan cerita ini supaya tidak lupa dan tetap menjadi motivasi dalam hidup saya. Selamat membaca teman-teman..          “Maulida, lulus SMK nanti kamu mau meneruskan kemana? kuliah atau kerja?”. Dulu, ketika saya berada di kelas 3 SMK, saya sering mendapat pertanyaan seperti itu. Saya tidak punya jawaban pasti dari pertanyaan tersebut karena bagi saya kuliah dan bekerja sama-sama penting dan keduanya ingin saya jalani. Keinginan kuliah dan bekerja sudah saya sampaikan kepada orang tua saya tapi, kedua orang tua saya tidak setuju dengan keinginan saya waktu itu. Mereka menyarankan saya...

Secepatnya

Awal tahun yang sungguh sangat berat Banyak kejadian tak terduga Banyak peristiwa luar biasa di tahun ini Ada yang menyedihkan Ada yang menyenangkan Ya..semuanya harus diterima Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan bedoa Selanjutnya biar Allah yang tentukan Berharap sekali virus Corona bisa cepet hilang dari muka bumi Biar kita bisa melalui ramadhan dengan suka cita Bisa sholat tarawih berjamaah di masjid, tadarusan, berburu takjil buka puasa Bisa sholat ied di masjid bersama keluarga Pasti menyenangkan sekali Semoga cobaan ini segera berlalu Ya Allah Rindu bertemu dengan teman-teman Banyak tempat yang ingin sekali kita kunjungi Tahun ini mungkin menjadi tahun yang berat Tapi kita pasti bisa melaluinya Semua akan berlalu Secepatnya

Sabar dulu ya..

Rindu membuncah tat kala raga tak bisa bertemu Tat kala mata tak bisa saling tatap Tat kala tangan tak bisa saling menggenggam Tat kala senyum kita, canda tawa kita, obrolan-obrolan kita, hanya sebatas sosial media Iya..aku tahu kamu rindu Aku juga merasakan hal itu Tapi, keadaan mempersulit kita untuk bertemu Ya mau bagaimana lagi Aku bisa saja melanggar semua larangan Tetap pergi walau banyak peringatan Tapi katamu jangan nekat dan tetap harus dirumah Ini demi aku Ini demi kamu ini demi kita semua Sabar dulu Sabar ya sampai keadaan kembali aman Nanti, kalau keadaan sudah membaik, kita jalan-jalan ya Kita makan es krim di kedai tengah kota Makan di warung-warung tenda kaki lima Jalan kaki ke taman kota Mengobrol dan tertawa bersama Tanpa perantara sosial media Bertemu langsung, bertatap muka Semoga segera menjadi nyata ya Aamiin

Cinta Tak Pernah Tepat Waktu

Cinta tak pernah tepat waktu Itu kata mas Puthut EA Iya benar, cinta tak pernah datang tepat waktu Seperti sekarang, aku jatuh cinta padamu Tak pernah direncanakan sebelumnya Semuanya mengalir begitu saja Pertemuan tak terduga, kita hanya sama-sama tersenyum canggung Dilanjutkan saling follow akun instagram, lalu saling bertukar nomor WhatsApp Dan dilanjutkan dengan kita yang saling berkirim kabar Awalnya, aku biasa saja Tapi cerita darimu selalu menarik untuk didengarkan Perhatian-perhatian kecilmu Kamu yang selalu menyempatkan berkabar walau sedang sibuk dengan pekerjaan Hal-hal receh yang sering kamu ucapkan Kamu selalu bisa menenangkan Bahwa gak ada hal-hal rumit yang perlu dicemaskan Mungkin karena itu Nyaman perlahan hadir Tapi aku gak tahu Aku gak tahu gimana perasaanmu padaku Dan aku tidak mau berekspektasi terlalu tinggi Aku takut kecewa dengan harapanku sendiri Aku ingin biasa-biasa saja Aku ingin perasaan...

Mengulang

Sudah berapa kali kamu diingatkan Masih saja diulang Apa tidak capek? Apa tidak capek? Jangan terlalu mengikat Jangan terlalu erat Jangan terlalu berharap lebih ke manusia Pada akhirnya semua sama saja bukan? Kamu terlalu dini menyimpulkan Kamu terlalu menilai baik semua orang Terlalu mudah memberikan nilai baik ke semuanya Semua..tanpa terkecuali Harapannya terlanjur kau gantung Apapun yang sudah terlanjur bisa diapakan? Dilepaskan? dilupakan? Apakah semudah itu? Tentu tidak semudah kata-kata terucap bukan? Sekarang mau apa? Menangis? menyesal? Satu yang ingin aku ucapkan untukmu Selamat menikmati Selamat menikmati rasa sakit yang kau ciptakan sendiri #M.N.K