Langsung ke konten utama

Harapan

    Kita semua tahu bahwa tidak ada yang tahu masa depan akan seperti apa. Tidak ada yang tahu hari esok akan seperti apa dan tidak ada yang berjanji segala hal dapat selalu berjalan dengan baik. Gapapa, hidup memang seperti itu. Mari bersyukur untuk kesempatan yang masih diberikan Tuhan. Mari berterima kasih untuk diri sendiri yang sudah bertahan sampai sejauh ini. Terima kasih juga untuk orang tua, teman, saudara dan orang-orang yang telah datang di kehidupan kita, baik yang memberikan kenangan manis maupun yang memberikan kenangan pahit. Iya, semua ada untuk kita terus bertumbuh. Terima kasih untuk segala kenangannya. Kita bertemu karena takdir oleh-NYA dan pasti ada tujuannya. Entah itu untuk belajar ataupun mengajarkan. 

   Untuk setiap hal di masa depan,semoga banyak hal-hal baik yang datang. Mari terus berharap dan berdoa untuk semua hal-hal baik. Nanti, kalaupun di depan banyak rintangan atau harapan tidak menjadi kenyataan, semoga semua dapat diterima dengan lapang. Gapapa, tidak selamanya sedih jadi teman, pun tidak selamanya bahagia jadi kawan.

Tetap semangat dan jangan putus asa. Tetap jadi baik walaupun dunia kadang tidak baik 🙂


M.N.K

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hai, apa kabar?

Hai teman-teman, apa kabar? Rasanya sudah lama sekali aku tidak menulis. Terakhir aku posting tulisan di blog ini tahun 2022 awal. Tentang Harapan. Gak terasa ya, sekarang sudah tahun 2024. Waktu berlalu sangat cepat. Banyak peristiwa manis pahit yang sudah berhasil dilalui. Banyak hal-hal tak terduga, tidak pernah terbayangkan sebelumnya, terjadi di tahun kemarin. Bisa dibilang, tahun 2023 menjadi tahun yang berat bagi ku. Mungkin dari kalian ada yang merasakan hal yang sama. Banyak sekali yang ingin aku tuliskan dalam blog ini. Enaknya cerita yang mana dulu ya..eemmm..mungkin kita bisa mulai dari cerita yang membuat aku banyak meneteskan air mata karena rasanya sangat berat untuk dilalui. Kalian masih ingat gak cerita ku yang berjudul senja bersama ayah? atau sudah banyak yang lupa? atau ada yang belum baca? oke, gapapa, bisa dibaca ulang..hehehe. Ceritanya masih ada di blog ini, belum aku hapus. Kalian tahu gak fakta menarik dari cerita bersambung yang belum ada endingnya di senja b...

Gak Enakan

Susah ya jadi orang gak enakan. Mau menolak sesuatu yang tidak diinginkan itu susah sekali. Kata yang paling berat diucapkan adalah kata "Tidak". Kenapa bisa seperti itu? Iya aku juga gak tahu. Mungkin sudah menjadi kebiasaan. Rasanya setiap kali ada yang minta bantuan, aku harus membantu. Kalau bilang tidak atau menolak, malah jadi takut menyakiti hati orang lain. Takut dibilang sombong. Takut dibilang egois.  Mau menolak itu rasanya kaya jadi orang terjahat, takut kalau suatu hari balik ke diri sendiri.  Tapi benar, lama-lama jadi sangat toxic. Kita malah tidak memerhatikan diri kita sendiri.  Lupa, kalau diri juga punya  batasan dan kapasitas sendiri .  Lebih  memerhatikan dan menuruti permintaan orang lain, padahal yang paling utama adalah diri sendiri. Kadang jadi egois itu juga perlu. Harus bisa bilang tidak dan gak mau. Harus bisa menolak kalau memang tidak bisa membantu. Jangan menyulitkan diri sendiri. Pastinya orang lain juga akan tahu apa yang k...
Hujan Bulan Juni Oleh Sapardi Djoko Damono Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni dihapuskannya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu Tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu